Poetoe

Perjuangan Dan Pengorbanan Cinta Rahma


Cerita Cinta Remaja : Bagian 02
Dengan Judul : Perjuangan Dan Pengorbanan Cinta Rahma

Terdengar suara dering dari handphone vino yang terus menerus berdering hingga membangunkan vino dari lelapnya tidur yang begitu pulas karena akibat lelah yang di rasakanya setelah melakukan perjalanan arus balik dari kota B Jawa Tengah menuju ibukota di mana tempat vino merantau saat itu, dan dengan langsung menyambar handphone tersebut tanpa melihat siapa yang meneleponnya tersebut, vino langsung saja menjawab telepon tersebut.

Vino : Halo... dengan nada suaranya yang masih setengah serak... Dan lanjut menjawab... Siapa yah...
Rahma : ko siapa... Ini Rahma mas... Masa mas sudah lupa sama Rahma begitu saja, baru juga kemarin lusa ketemuan...

Vino : oh Rahma... Maaf saya baru bangun tidur nih, dan tak melihat dulu siapa yang menelepon, saya tadi langsung jawab aja telepon nya... Oya ada apa Rahma pagi-pagi dah telepon...
Rahma : pagi-pagi katamu mas... Ini udah jam 9 pagi lho mas... Sudah hampir mau siang... Mas baru bangun...

Vino : oh iya yah sudah jam 9, maaf... Habis saya capek banget semalam saya sampai ke Jakarta jam 2 pagi... Dan memang perjalanannya sangat begitu melelahkan banget nih...
Rahma : ohhh... Jadi sekarang mas sudah di Jakarta lagi toh, kenapa gak kasih kabar ke Rahma mas kalau mas kemarin dalam perjalanan arus balik...

Vino : ga apa-apa, takut nantinya di kuatirkan sih...
Rahma : siapa mas ?!...
Vino : sudah ah gak usah di perpanjang... Ada nih pagi-pagi sudah membangunkan tidurku...

Rahma : maaf mas jika Rahma memang sudah mengganggu tidur dan waktu istirahatnya... Rahma hanya ingin tahu, apa mas vino sudah membaca pesan yang sudah Rahma kirim semalam...
Vino : Oh iya sudah, kenapa memangnya...

Rahma : terus bagaimana jawabannya mas...
Vino : sebentar yah, alangkah lebih baiknya saya sekarang bangun dulu terus mandi dan sarapan, nanti setelah selesai semuanya saya telepon balik kamu yah...
Maaf sebelumnya nih yah, jangan tersinggung dulu, maksudnya biar saya sedikit lebih segar gitu, jadi enak ngobrolnya, oke...

Rahma : baiklah mas kalau begitu, maaf kalau memang Rahma sudah mengganggu ya mas, assalamualaikum ...
Vino : oke... Wa'allaikum salam Wr Wb...

Setelah percakapan mereka berakhir, dengan masih sangat malas-malasan vino pun beranjak dari tempat tidurnya dan mengambil perlengkapan mandi lalu pergi menuju kamar mandi untuk membersihkan diri dari keringat bekas semalam melakukan perjalanan...



Setelah selesai membersihkan diri, kesegaran pun di rasakan oleh vino, dan setelah itu pun vino keluar untuk membeli makanan, dan setelah semuanya selesai baik itu dari mulai membersihkan diri dan sarapan, yang akhirnya waktu istirahatnya untuk bersantai di hari libur pun kini terlaksana, dengan mengambil handphone genggamnya bermaksud untuk melihat kembali pesan masuk yang semalam di kirimkan oleh Rahma yang sebenarnya sudah vino baca, namun belum sempat untuk membalasnya, vino pun tersenyum kembali saat melihat dan membaca pesan tersebut...

Baca Juga Bagian 01 : Cinta pada Pandangan Pertama

Sambil berkata dalam hatinya, sebenarnya jika aku membalas rasa yang kamu miliki terhadapku saat ini, aku jelas akan kasihan nantinya terhadapmu, karena jarak ini... Yang memang setiap saat waktu aku tidak akan bisa menjanjikan untuk bisa menemuinya, jangankan untuk menemuinya, sekarang pun pada kenyataannya aku, untuk menemui kakekku sendiri saja tak bisa rutin walaupun hanya setahun sekali... 

Jadi bagaimana mungkin jika aku membalas tentang perasaannya terhadapku, mungkin itu hanya akan membuatnya tersiksa saja oleh kerinduannya... Tapi baik buruknya tetap aku harus memberikan jawaban atas perasaannya terhadapku, dan semoga dia juga akan mengerti atas jawaban apa yang akan aku berikan ini...

Dan setelah semuanya benar-benar di pikirkan dengan matang, akhirnya vino pun menghubungi lewat handphone genggamnya, namun sebelum vino menghubungi Rahma, vino pun terlebih dahulu mengirimkan pesan melalui SMS bertujuan untuk menanyakan keadaannya saat itu, sedang sibuk atau tidak, namun begitu pesannya sampai tak beberapa detik dia langsung menjawabnya dengan singkat bahwa iya sedang menunggu telepon dariku sambil nonton TV...

Vino pun hanya tersenyum menerima dan membaca pesan balasan tersebut, dan langsung melanjutkannya dengan menelpon...

Vino : Assalamualaikum... Setelah telepon vino tersambung... Dan Rahma pun menjawab...
Rahma : Wa'allaikum salam warahmatullahi wabarakatuh...

Vino : maaf kira kira saya mengganggu tidak nih...
Rahma : Enggak mas, justru aku emang dari tadi lagi nunggu telepon dari mas...

Vino : Kenapa ?!!...
Rahma : Kan tadi mas sendiri yang bilang, kalau mas sudah selesai mandi dan sarapan mas mau telepon... Masa baru beberapa jam bilang seperti itu sudah lupa lagi sih mas...

Vino : Oh iya gitu... Hehe... Maaf bercanda, tapi ya gak seharusnya juga di tunggu kali ... Kalau beneran lupa terus gak telepon, nanti malah timbulnya su'uzdon kan...

Rahma : su'uzdon gmn mas ?!!...

Vino : ya nanti kalau sampai ternyata aku kelupaan karena tak menelpon Rahma, kan akan timbul su'uzdon didiri kamu terhadap saya... dan bahkan akan timbul banyak pertanyaan dalam benak Rahma gara-gara saya menelpon kan ?!!...

Rahma : nah itu mas tau...
Vino : karena itu sekarang mas telpon balik Rahma...

Rahma : ya udah, gimana dong mas...
Vino : gimana apanya...
Rahma : ya Rahma butuh kepastian atas perasaan yang Rahma miliki sama mas...

Vino : Baiklah... tujuan mas telpon Rahma itu, sejujurnya mas memang ingin meluruskan jawaban yang akan mas berikan terhadap Rahma, yang pertama mas sangat menghargai atas perasaan yang Rahma miliki terhadap mas, dan mas juga bangga atas keberanian Rahma mengutarakan perasaan Rahma terhadap mas...

Namun jujur, mas di sini bingung... yang mas takutkan kelak jika mas menerima atas perasaan yang rahma miliki tersebut, mas malah di anggap menggantungkan Rahma, kenapa seperti itu?!! Karena jujur mas gak bakal bisa menyanggupi untuk bisa menemui Rahma sebulan atau setahun sekali, dan hubungan tersebut apakah bisa di bilang kekasih ?!!

Saat ini pun keinginan mas untuk bisa rutin setahun sekali mengunjungi Kakek mas, mas belum bisa, boro-boro setahun sekali, kadang - kadang dalam setahun mas juga gak bisa menemui Kakek mas...
Nah baru kemarin lagi kan mas baru bisa menemui Kakek mas, setelah beberapa tahun kebelakang lamanya, dan itu pun karena juga sudah terlalu ada janji ketemu sama seseorang di sana...


Rahma : kalau soal gmn nanti kita bisa rutin ketemu atau tidak, mas gak usah pikirin dulu, karena sekarang juga Rahma udah kirim banyak surat lamaran ke setiap perusahaan di daerah sukabumi mas... Rahma udah titip banyak surat lamaran ke teman-teman Rahma yang sekarang bekerja di daerah tersebut. Rahma minta doanya supaya cepat dapat panggilan kerja.

Dan semua itu Rahma lakukan agar bisa tetap bertemu sama mas, walaupun itu hanya sekedar sebulan atau dua bulan sekali mas, terus jarak Jakarta - Sukabumi kan hanya 3 jam mas, pokoknya kalau masalah ketemu, Rahma akan usahakan dapet kerjaan di daerah tersebut mas, yang paling penting komunikasi kita mas jangan sampai terputus... jadi gmn mas, mas mau kan membalas semua perasaan yang Rahma miliki terhadap mas ini...

Vino : Rahma mau merantau ke Sukabumi ?!!...
Rahma : iya mas... itu semua Rahma lakukan semata-mata agar Rahma bisa ketemu sama mas kapan pun...
Jadi gimana mas...

Vino : Ohh... ya sudah kalau begitu kita jalanin aja dulu, masalah ke depannya gimana, kita serahkan sama waktu yang berjalan saja, tapi untuk saat ini mas gak bisa berjanji apa-apa sama Rahma, ya sudah kita coba jalani saja dulu yah...

Rahma : Beneran mas, mas Nerima perasaan rahma...
Vino : mas kan bilang, kita jalanin aja dulu, oke...

Rahma : iya itu kan berarti mas terima perasaan cinta Rahma... tenang aja mas, Rahma minta doanya saja biar Rahma cepat dapat panggilan kerja dari daerah tersebut. Amien...


Dan setelah percakapan tersebut berakhir, entah mulai dari siapa, kini sepasang muda-mudi tersebut pun sudah mulai aktif dan rutin saling berhubungan melalui tlp genggamnya...

Sampai pada suatu ketika, hari itu hari Sabtu pukul 12:30 siang hari, jam kerja pada hari tersebut memang setengah hari, dan vino hari itu berencana melakukan perjalanan ke arah Cianjur Jawa Barat, vino bermaksud mengunjungi sodara-sodaranya yang memang tinggal dan menetap di daerah tersebut. Tepatnya di daerah Cikalong kulon.

Singkat cerita, sesampainya di daerah tersebut vino pun saling menyapa dan melepaskan obrlonan, hingga tak terasa waktu pun membawa mereka menjelang malam...



Seiring berjalannya waktu, setelah mereka telah bersantai kembali sekitar pukul 20:00 Wibb terdengar dering dari handphone vino, dan saat vino melihat handphone tersebut terlihat panggilan masuk dalam layar kaca handphone vino, dan panggilan masuk tersebut tiada lain dari Rahma, saat itu pun vino langsung menjawab panggilan tersebut.

Vino : Assalamualaikum...
Rahma : Wa'allaikumsalam mas... jawab Rahma dan kembali melanjutkan kata-katanya...
Mas sekarang Rahma di dalam bis, perjalanan menuju terminal Cianjur, mas bisa jemput?!!...

Vino : loh ko bisa, memangnya tujuan Rahma mau kemana ?!!...
Rahma : ini mas... Rahma dapat panggilan kerja di Sukabumi, tapi bis yang langsung ke Sukabumi sudah gak ada, jadi terpaksa Rahma transit nih mas... mas bisa jemput Rahma kan ?!!

Tanpa pikir lagi, vino langsung menjawab... Oh gitu oke sayang siap... Dan mendengar apa yang baru saja terucapkan oleh vino, hati Rahma langsung senang sumringah...

Dan vino pun dapat merasakan hal itu... Dan sambil meneruskan pertanyaannya...
Vino : jam berapa Rahma sampai di terminal Cianjur ?!!...
Rahma : Kata pak kondektur sih 25 menitan lagi nih mas...
Vino : oke mas meluncur sekarang yah... Biar nanti mas yang nunggu Rahma di terminal...

Begitu pun setelah percakapan di tutup, vino langsung bergegas meluncur dan tidak sendirian, namun vino meluncur ke terminal tersebut di antar oleh sepupunya...
Dan setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit, vino dan dua sepupunya pun tiba di tempat yang di tuju...
Dan tak beberapa lama menunggu, bis yang di tumpangi Rahma pun tiba, dan terlihat pula oleh vino saat itu Rahma pun turun dari bis tersebut dengan senyum bahagia...

Yah karena memang, setelah pertemuan di daerah kota B, inilah pertemuan kedua sepasang muda-mudi yang baru saja memulai kisah cinta mereka...

Singkat cerita, setelah resmi bahwa pada saat itu, Rahma yang telah bekerja di sebuah salah satu pt di daerah tersebut, pertemuan pun kembali mulai bisa rutin di lakukan, untuk mengobati rasa rindu dan kangen yang mereka rasakan selama merajut kisah cerita cinta mereka, dan memang perjuangan dari pada pengorbanan yang telah di lakukan oleh Rahma tersebut, dengan rela mencari pekerjaan yang mungkin bisa di bilang jauh dari tempat di mana Rahma berasal, semata-mata memang hanya agar dapat bisa merajut kisah cintanya bersama vino... Dan hal itu pun dapat di sadari oleh diri vino, sehingga tanpa di paksa pun kini di hati vino telah tumbuh rasa sayang yang tulus untuk Rahma.



Bersambung...
Cerita Cinta Remaja : Bagian 03
Dengan Judul : Ketika Kebahagiaan Cinta Rahma Di Uji

Saron

Gamelan

Mini

Saron