Poetoe

Kerinduanmu adalah Kerinduanku



Dear Sahabat...

Kerinduanmu adalah Kerinduanku
poetoechikals.comMewakili segenap dari seluruh rasa yang ada di dalam lubuk hati dan jiwa, yang akan aku ungkapkan semuanya di sini saat ini juga, agar kelak suatu saat nanti  kau pun akan tau bahwa di sini masih ada segenap rasa yang selama ini terpendam dan tersimpan dengan baik di dalam jiwa...

Aku tau memang dan sangat begitu menyadari bahwa saat ini aku memang telah berlalu pergi jauh tinggalkan semuanya...
Baik itu semua tentangmu atau tentang kebersamaan yang pernah kita lalui bersama...
Dan dari semua yang pernah ada, yang dulu pernah tercipta di antara kita, yang takkan pernah mungkin bisa sirna dari hati dan jiwa ini...

Dan hari ini, untuk saat ini juga dengan sebuah artikel yang telah aku rangkai ini, yang memang isi di dalamnya mewakili semua dari seluruh perasaan yang ada dalam hati dan jiwa...
Dengan sengaja semuanya akan aku ungkapkan dan ku nyatakan kembali di sini...
Agar engkau tau bahwa aku  di sini juga dapat merasakan semua dari apa yang telah kau rasakan saat ini...

Dear Sahabatku yang jauh di sana... 
Aku tau saat ini rasa rindu itu telah menyiksa seluruh jiwa dan raga mu...
Aku tau saat ini inginmu... berharap segera bertemu, memelukku dan mencurahkan segala rasa rindumu terhadapku...
Aku tau bahwa saat ini kau pun sangat berharap agar  cepat bisa dan dapat mengulang kembali  hari-hari bersamaku, untuk melewati semua sisa-sisa waktu bersama di sisiku mengukirkan sejuta cerita indah yang penuh canda tawa bersamaku...

Wahai sahabatku... aku ingin tau bahwa di sini aku masih mengharapkan kehadiranmu... dari apa yang saat ini kau inginkan untuk mengukir kembali cerita tentang kebersamaan kita yang penuh canda dan tawa...

Wahai sahabatku... akankah masih ada kesempatan lagi untuk kita dapat di pertemukan ?!!... Seperti saat kita di pertemukan setahun silam, dan di situlah  aku dan kamu pun merasakan kembali kebahagiaan yang telah lama hilang terampas dan terhalang dinding keegoisan... sehingga yang akhirnya jarak pun memisahkan kita, dan kebahagiaan itu pun hilang kembali tanpa kita rasakan lagi... sahabat aku masih ingat di mana saat pertama kali kita di berikan kesempatan kembali untuk bertemu saat itu, di situ terlihat jelas kebahagiaan dalam dirimu, saat ku lihat kau berlari kearahku dengan penuh semangat dan langsung memeluk erat tubuhku untuk melepaskan semua rasa kerinduanmu terhadapku...

Dengan menguraikan tetes demi tetes air mata kerinduan yang ada dalam benakmu, kamu mencoba mencurahkan segala rasa kerinduanmu sehingga beban berat yang selama ini kau pendam pun terurai berurai...

Sungguh tak terasa waktu yang telah berlalu pun sangat begitu cepat, di mana saat-saat indah bersama kita yang  pernah tercipta di antara aku dan kamu, yah Sahabatku... masih tersimpan rapi dalam benakku ini, cerita tentang kita dulu, masih selalu mengiringi dan menghiasi di setiap waktu dan hari-hariku di saat aku merindukan akan kehadiranmu...

Sahabat... yah masih sangat jelas ku ingat juga dalam benak ini, saat dulu kita lewati hari-hari berdua bersamamu... yang di saat itu aku pun melihatmu tertawa lepas di depan mataku, yang ungkapkan sejuta rasa kebahagiaanmu yang kamu rasakan saat berada di sisiku...

Dan selain itu aku pun masih mengingat, yanh pada saat itu aku juga pernah melihat akan kesedihanmu, tanpa menangis kau pun meneteskan air mata di hadapanku dan berkata...
Bahwa sesungguhnya kau ingin selalu bersamaku,  dan mengajak aku untuk ikut pulang bersama denganmu, "Karena aku ingin pulang bersamamu dan menjalani kehidupan ini bersama-sama denganmu, begitulah kau ucapkan kalimat itu padaku...

Sahabat kurasakan bahwa semua rasa yang kau miliki itu adalah, rasa yang selama ini aku rasakan terhadapmu, sejujurnya kau dan aku memang tak menginginkan semua keadaan ini... keadaan yang benar-benar telah menyiksa batin kita karena terus memendam kerinduan...

Dan kini setelah semuanya benar-benar ku sadari, jika semua itu  kini hanyalah  tinggalkan sebuah kenangan yang hanya mampu menghiburku di saat aku sedang begitu sangat merindukanmu sahabat...


Sahabat maafkanlah aku, jika memang pada akhirnya kini kenyataannya aku telah lebih memilih untuk pergi jauh meninggalkan dirimu dari kehidupanku...

Sahabat maafkan aku, karena seemua memang terjadi begitu saja, tanpa rencana, dan tanpa bisa si sangka-sangka dan semua terjadi karena keadaan kita yang tak pernah mendukung untuk menjalani kehidupan ini bersama. mungkin memang ini semua adalah jalan takdir kita, jalan takdir untuk kita tidak di persatukan dalam menjalani kehidupan ini.

Yah semuanya memang sudah menjadi takdir kita atas apa telah menjadi kehendak-Nya.
Tak ada guna juga untuk di sesali, karena semua memang telah terjadi...

Namun dari semua yang telah terjadi sampai saat ini, bahwasanya di dalam kerinduanmu itu adalah Kerinduanku...

Maafkan aku yang dulu lebih memilih pergi jauh dari kehidupanmu, karena semua keadaanlah yang memaksa, namun aku selalu berharap bahwa keputusan itu adalah  yan terbaik untukmu dan masa depan mu...
Hanya saja sampai saat ini dan seterusnya aku pun masih s'lalu berharap agar kelak suatu saat nanti kau bisa bersikap bijak dengan keadaan...


Sahabat...
Aku yakin bahwa kelak suatu saat nanti jika tiba pada waktunya, di mana kita masih bisa di berikan kesempatan oleh takdir untuk bertemu, maka peluk eratlah tubuh ini, seerat kau inginkan agar segala beban rasa yang terpendam dapat terobati dan janganlah terburu-buru untuk melepas pelukanmu jika memang tak ingin kau lepaskan...
Dan curahkanlah semua rasa kerinduanmu padaku sahabat... karena kita berhak untuk melepaskan semua kerinduan yang ada...


Wahai sahabat...
Walaupun kenyataannya kini kita telah jauh terpisah oleh jarak dan waktu serta terhalang dingding keegoisan... Namun percayalah bahwa kelak suatu saat nanti kita akan tetap bisa bertemu karena di sini aku juga masih sangat merindukan akan kehadiranmu..


Merindukan saat-saat indah bersamamu mengukir kisah cerita kita dan berharap semuanya akan dapat terulang kembali...


Sahabat rindumu itu, adalah kerinduanku...
Jangan pernah takut ku kan melupakanmu...
Aku akan selalu menunggu kehadiranmu di sisiku...



Selalu Menunggumu...
Aprilio'86

Saron

Gamelan

Mini

Saron