Poetoe

Mengingat Kembali akan Jasa Seorang Guru Kepada Anak Didiknya


Poetoechikals.com - Hai para pembaca yang budiman di mana pun anda berada saat ini, terima kasih banyak atas kesediaan Anda meluangkan waktunya untuk berkunjung ke situs ini, di mana situs yang seharusnya memberikan ulasan tentang sebuah kegiatan serta perkembangan dari produk-produk hasil karya kreativitas para generasi penerus pengrajin Gamelan Mini (saron) Kening.
Namun di kesempatan kali ini saya akan memberikan ulasan tentang sebuah pembahasan yang memang mungkin selama ini telah kita lupakan, dan kisah tersebut saya ulas dari sudut pandangan di kehidupan kita sehari-hari. dan siapakah yang telah kita lupakan tersebut tiada lain adalah sosok dari seorang pahlawan tanpa tanda jasa yang tiada lain yaitu adalah sosok seorang guru, yah memang pada kenyataannya sosok beliau tersebutlah yang telah banyak memberikan kita pengetahuan untuk bekal atau pegangan dalam menjalani kehidupan di dunia ini, dan semoga ulasan ini pun akan dapat memberikan manfaat khususnya bagi saya pribadi dan mungkin umumnya untuk kita semua sebagai mana para pembaca sekalian untuk selalu mengingat jasa-jasaNya.

Para pembaca yang Budiman di mana pun Anda berada, sebelum saya memulai ulasan tersebut, di sini saya hanya sekedar mengingatkan bahwa :

Sebaik-baiknya kita sebagai Anak Didik, Janganlah Pernah Melupakan Jasa Dari Seorang GURU” Karena Berkat Sosok Seorang Guru, kita kini dapat memiliki pengetahuan untuk Bekal serta Pegangan dalam menjalani kehidupan di dunia ini. 

Dan berikut adalah ulasan dari beberapa kalimat yang dulu pernah saya dapatkan dari pelajaran yang di berikan oleh sosok seorang guru, dan kalimat-kalimat tersebut di sertai dengan penjelasan serta pengertian dari pada kalimat tersebut, di saat beliau memberikan semua pelajaran terhadap anak didiknya (saya pribadi).

Poetoechikals.comPara pembaca yang budiman di mana pun Anda berada, sebelum saya memulai mengulas kalimat yang pernah beliau sampaikan, bahwa memang seperti yang telah kita ketahui jika kita membicarakan tentang sebuah Kata Guru, maka yang selama ini telah kita ketahui, Guru adalah sosok seorang pahlawan tanpa tanda jasa, terbukti dari banyaknya anak didiknya yang telah meraih kesuksesannya saat ini, beliau (Guru) memang tak pernah menanyakan imbalan  sedikit pun atas didikan yang pernah ia berikan kepada kita, namun sebenarnya kalau benar-benar kita sadari, tanpa sosok seorang guru kita ini mungkin akan sangat buta akan segala pengetahuan yang ada di dunia ini, dan kalau kita benar-benar menyadari hal tersebut, sesungguhnya berkat ajaran dan arahan serta teori yang telah di berikan dari sosok seorang guru tersebutlah kita bisa memiliki pengetahuan seperti sekarang ini, namun pada kenyataannya terkadang sengaja ataupun tidak, kebanyakan dari kita semua telah melupakan jasa-jasanya dan itu memang tak bisa kita pungkiri, karena itu adalah kenyataannya, nah para pembaca sekalian jika sudah begitu bukankah kita sebagai mantan anak didiknya itu sudah termasuk jahat melupakan sosok dari seorang guru yang telah memberikan kita banyak akan ilmu pengetahuan. (Maaf)
*****
Baiklah para pembaca yang budiman di mana pun Anda berada saat ini, saya mulai saja cerita dari seorang sahabat tersebut dengan sebuah judul sebagai berikut.



Terima kasih atas semua pengetahuan yang telah kau berikan guru
Poetoechikals.com - Para pembaca yang Budiman di mana pun Anda berada, banyak hal dalam kehidupan ini yang telah kita lalui tentunya, baik itu dari yang patut kita pelajari dalam prakteknya atau pun yang mesti tidak perlu kita contoh dan harus menghindarinya, sengaja atau pun tidak yang tanpa kita sadari juga bahwa semua dari yang pernah kita lalui di dalam kehidupan ini, ternyata semua memang memiliki arti dan makna serta hikmah. Dan dari apa yang pernah di berikan atau di ajarkan oleh sosok seorang guru kepada kita, dari semua kejadian yang kita lalui ternyata memang memiliki arti dan makna yang terkadang sering tak pernah kita hiraukan atau pun kita lupakan begitu saja, harusnya dari semua kejadian yang pernah kita lalui itu, kita semua harusnya dapat menyadari tentang pelajaran dan juga teori-teori yang pernah di berikan oleh sosok seorang guru kepada kita tersebut, yang merupakan salah satu pegangan untuk kita dalam praktek menjalani kehidupan ini, sehingga kita tidak akan cenderung untuk kaget dalam menjalani praktek di kehidupan yang di jalani dalam dunia ini.

Para pembaca yang Budiman, seperti yang pernah kita dengar dan pelajari sebelumnya dari sosok seorang guru yang  memang telah memberikan pengetahuan dan juga teori sehingga kita juga mengetahui arti dan maknanya dari praktek yang telah kita lakukan dalam menjalankan kehidupan di dunia ini, sehingga kita semua juga tahu bahwa di dalam kehidupan yang ada di dunia ini memiliki banyak sekali ilmu yang memang harus di pelajari dalam prakteknya, seperti halnya salah satu contoh yang memang telah kita ketahui, bahwa pada kenyataannya di dalam kehidupan yang ada di dunia ini, semua tercipta saling berpasangan, seperti Bumi dan Langit, Malam dan siang, dan seterusnya.

Dan berikut juga adalah beberapa kalimat-kalimat yang dulu pernah di sampaikan oleh sosok seorang Guru terhadap anak didiknya, Dan salah satu kalimat yang pernah di sampaikan oleh sosok seorang guru kepada anak didiknya dalam pembelajarannya, yaitu :

1. Manusia adalah makhluk yang paling sempurna yang telah di ciptakan oleh sang Maha Pencipta"

Kenapa ?!!... karena manusia di ciptakan dengan di Anugerahi akal dan pikiran, berbeda dengan mahluk-mahluk ciptaan yang lainnya.

Oleh sebab itu karena Anugerah tersebut, manusia dapat berakal dan memiliki pemikiran untuk menjalankan kehidupannya, dan manusia juga dapat menimbang segala sesuatu dari sebab serta akibat yang di dapatkan dari prakteknya dalam menjalani kehidupan di dunia.

Ada pun pada kenyataannya setelah semua sebab serta akibat yang terjadi, baik buruknya atas hasil dari apa yang telah di lakukan atau di perbuat oleh manusia tersebut, maka lahir pulalah sebuah kalimat yang hampir memiliki kesamaan namun jelas memiliki perbedaan dalam artiannya, dan kalimat tersebut pun pernah di sampaikan oleh sosok seorang Guru terhadap anak didiknya...

2. Bahwa Manusia Juga Bukanlah Makhluk Sempurna yang memang takkan Luput dari Khilaf dan juga Kesalahan".

Kenapa ?!!... Karena memang pada kenyataannya bahwa sebenar-benarnya kita sebagai manusia itu, tiada lain tempatnya khilaf dan salah, "Karena seaugguhnya kesempurnaan itu hanyalah milik sang Maha Pencipta semata"

Poetoechikals.comPara pembaca yang budiman di mana pun Anda berada, Di sini saya akan mengulas semua kalimat yang dulu pernah di sampaikan oleh sosok seorang guru terhadap anak didiknya, dengan bertujuan untuk mengajak para pembaca sekalian untuk  mengingat dan mempelajari kembali dari apa yang sebelumnya pernah di pelajari, dan si samping itu semoga saja dengan ulasan tersebut, akan dapat menambah pengetahuan kita, dan juga menyadarkan kita kembali akan jasa-jasa dari sosok seorang guru. dan selain itu juga semoga dengan ulasan tersebut dapat menjadikan kita agar dapat menyadari dan mengontrol diri akan berpikir lebih dalam melakukan segala bentuk tindakan dalam menjalani kehidupan di dunia ini, karena kelak apa pun hasil dari semua tindakan yang kita lakukan, baik dan juga buruknya akan berdampak pada diri kita sendiri, dan semua yang akan terjadi kita kembalikan ke diri kita sendiri yang telah memilih jalan kehidupannya...



Para pembaca yang budiman di mana pun anda berada, dari setiap perjalanan hidup setiap manusia, tentunya memang semua sudah memiliki garis kehidupan masing-masing dari mulai yang tidak berada (maaf)  atau pas-pasan sampai yang berada dan berkecukupan. Di sini kita sebagai manusia juga seharusnya sadar  akan hal tersebut, bahwa setiap takdir garis kehidupan  manusia itu tidak ada yang sama.
Dan sebagai manusia kita memang hanya di wajibkan untuk berusaha dan berupaya serta berdoa, selebihnya hanya Sang Maha Pencipta yang akan menentukan.

Para pembaca yang budiman di mana pun Anda berada, begitu pun dengan adanya dua kalimat di atas, kalimat berikutnya yang pernah di sampaikan oleh sosok seorang Guru kepada anak didiknya yaitu:

3. Roda kehidupan selalu berputar, Terkadang Berada Di Bawah Terkadang Juga Berada Di Atas"

Pada dasarnya memang kalimat tersebut memberikan kita gambaran akan suatu pencapaian, bahwa untuk mencapai ke posisinya di atas tersebut sangatlah memerlukan suatu usaha dan upaya untuk melewati prosesnya, apalagi jika pencapaian tersebut membawa beban berat. Dan begitu pun sebaliknya saat setelah berada di posisi pencapaiannya juga, akan begitu  sulit bagi kita untuk mempertahankannya, karena sedikit saja kita melakukan kesalahan dalam mempertahankannya, maka akan sangat begitu mudah tergelincir jatuh ke bawah sana.

Para pembaca yang budiman di mana pun Anda berada, selain dari pada kalimat-kalimat tersebut, ada juga kalimat yang di sampaikannya pada kalimat di bawah ini :
3. Semakin Berisi Dia akan Semakin Menunduk.
(kalimat pepatah "ilmu padi")

Kalimat pepatah dari ilmu Padi tersebut, memberikan kita penjelasan agar bisa menjadi seseorang yang rendah hati atau rendah diri. Kenapa ?!!... karena dia benar-benar menyadari akan siapa dirinya, karena dari semua yang telah dia miliki semata-mata hanyalah sebuah titipan dan akan kembali kepada-Nya...

Akan tetapi pada kenyataannya, dalam prakteknya memang tidak banyak orang di dunia ini yang benar-benar mampu menguasai ilmu padi tersebut, karena untuk dapat menguasai ilmu padi tersebut yang pertama kali harus di kuasainya atau di milikinya terlebih dahulu adalah keimanan yang kokoh yang ada dalam dirinya.

Sedangkan di dalam praktek menjalankan kehidupan di dunia ini, memang kebanyakan orang ada kalanya lupa, lupa akan siapa dirinya itu, apalagi jika orang tersebut memang berada di posisi atas, dan yang terjadi kesombongan dan juga keangkuhan yang malah menguasai dirinya, mengapa demikian, karena memang kurangnya keimanan dalam dirinya. dan itu adalah sikap atau sifat alami yang memang kebanyakan orang memilikinya.

Namun tidak semua orang lupa saat berada di atas, ada kalanya juga orang yang lupa saat dia juga berada di bawah, mereka lupa bahwa sebenarnya masih ada di luar sana yang lebih memprihatinkan keadaannya namun masih bisa tetap mensyukuri keadaan tersebut.

Para pembaca yang Budiman di mana pun Anda berada, pertanyaannya sekarang, kenapa dua hal tersebut tak pernah lepas dari diri kita sebagai orang atau manusia yang telah di ciptakan dengan sempurna yang di anugerahi akal dan pikiran ?!!...

Silahkan cantumkan jawaban Anda di kolom komentar !!.

Poetoechikals.comDan diantara sifat yang tak pernah lepas dari diri kita sebagai manusia dan sadar akan dirinya, bahwa sebagai manusia kita memang terkadang  hanya menjadi tempat mengeluh...
Apa lagi jika dalam perjalanan hidup yang kita jalani ini terus menerus di hajar cobaan dan cobaan yang datang  silih berganti dan bertubi-tubi...

Seribu pertanyaan pun ikut akan menghampiri, kenapa mengapa kapan... semua pertanyaan-pertanyaan itulah yang akan membuat kita mengeluh akan keadaan tersebut, sehingga kebanyakan orang yang tidak bisa mencari jwaban dan jalan keluar dari semua pertanyaan dan masalah yang datang...
Dan sebab dan juga akibat dari terus-menerus memikirkan semua yang terjadi padanya tersebut, akan dapat membuat sebagian orang menjadi depresi karenanya, Nauzubillah yah para pembaca sekalian...

Para pembaca yang Budiman di mana pun Anda berada, seperti yang pernah di sampaikan oleh sosok seorang guru terhadap anak didiknya, bahwa sesungguhnya Manusia dilahirkan ke dunia ini telah di berikan garis kehidupannya, baik buruknya kehidupan yang telah di gariskan, jika memang kita dapat menyadarinya bahwa garis kehidupan yang telah di berikan, sebenarnya masih dapat kita rubah sesuai niat dan tekad dari keinginan kita, karena manusia juga telah di wajibkan untuk ikhtiar dalam mencari jalan keluar untuk setiappembayaran masalah dalam kehidupanya, dan di iringi dengan sujud dan juga doa untuk memohon pada-Nya.
Dan bukankah jelas juga jika manusia itu di wajibkan untuk selalu mensyukuri nikmat yang telah di berikan, sekecil dan sebesar apapun nikmat tersebut memang wajib kita syukuri.



Dan manusia dilahirkan ke dunia ini bukan untuk menjadikan dirinya untuk sombong dan juga angkuh, apalagi terhadap sesama... dan manusia juga tidak di anjurkan untuk lupa diri atas segala nikmat yang telah di berikan, karena manusia hanya di anjurkan untuk sadar akan siapa dirinya dan bisa untuk saling berbagi terhadap sesama...

Dan sebagai salah satu contoh yang semestinya harus bisa kita renungkan, kita lahir ke dunia ini tidaklah membawa apa-apa... dan kita meninggalkan dunia ini juga tidak akan membawa apa-apa, kecuali amal perbuatan kita di Dunia.
Kita lahir ke dunia ini menyusahkan orang lain untuk membersihkan badan kita, dan kita meninggalkan dunia ini juga akan menyusahkan orang lain untuk membersihkan kita juga, jadi bukankah itu semua sudah jelas bahwa pada kenyataannya kita itu memang selalu akan membutuhkan orang lain !!!...

Poetoechikals.comNah para pembaca yang budiman di mana pun Anda berada, kembali ke topik awal bahwa memang dari sosok seorang guru tersebutlah sesungguhnya kita memang telah mendapatkan di berikan bekal atau pegangan untuk menjalani kehidupan ini, yang memang dalam prakteknya di kehidupan ini kita semua telah mendapatkan banyak ilmu pengetahuan tentang sebuah arti dan makna atas kehidupan yang sebenarnya, dan pada dasarnya memang sebenarnya tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, karena sesungguhnya kesempurnaan itu hanyalah milik Sang Maha Pencipta yang telah menciptakan kita sebagai manusia ke dunia ini.

Baiklah para pembaca yang budiman di mana pun Anda berada saat ini, sekiranya sekian ulasan untuk kesempatan kali ini, kurang lebihnya saya minta maaf apa bila ada salah dalam penulisan atau penyampaiannya, karena saya akui di sini saya pribadi juga masih dalam tahap pembelajaran, tidak ada niat atau maksud untuk menggurui, hanya saja sekedar mengajak kepada semua para pembaca sekalian untuk sama-sama belajar dan mempelajari kembali dari apa yang pernah kita pelajari sebelumnya, karena dengan mempelajari kembali apa yang pernah kita pelajari akan dapat menambah pengetahuan kita menjadi jauh lebih baik lagi dari sebelumnya, baiklah para pembaca sekalian saya juga berharap semoga saja ulasan tersebut akan dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi saya pribadi, dan insya Allah di lain kesempatan saya akan kembali dengan ulasan-ulasan berikutnya.

Dan untuk di ingat :
Terima kasih banyak saya ucapkan kepada seluruh para Guru di seluruh jagat raya, terima kasih atas semua pengetahuan yang pernah Anda berikan terhadap saya dan juga seluruh anak didik anda, semoga dari semua pengetahuan yang telah Anda berikan dapat menjadi bekal kita sebagai anak didik untuk dapat menjalankan kehidupan di dunia ini.


Terimakasih.
Wasalam.

Saron

Gamelan

Mini

Saron