Poetoe

Bersyukur Atas Nikmat yang telah Kita Dapatkan

Ceritapoetoe : Syukurilah Apa Yang Telah Ada

Assalamualaikum Wr Wb
poetoechikals.com – hai para pembaca yang Budiman, terima kasih banyak atas kesediaannya untuk mampir di situs poetoechikal.com ini, situs yang sebenarnya atau harusnya berisi tentang ulasan-ulasan seputar informasi kegiatan dan perkembangan di lingkungan sekitar para pengrajin gamelan mini saron, namun di kesempatan kali ini poetoechikals.com ingin berbagi tentang sebuah ulasan dari pengalaman yang di dapatkan dari sebuah perjalanan saat berkeliling kota di Jawa Barat, namun ulasan dari pengalaman tersebut masih bisa di sangkut pautkan pada profesi poetoechikals sebagai pengrajin.


Para pembaca yang Budiman, sebelumnya saya meminta maaf karena setelah sekian lama situs poetoechikals.com jarang meng-upload artikel atau ulasan-ulasannya, di karenakan memang sedang banyak sekali kesibukan lain. Namun di kesempatan kali ini poetoechikals.com selain akan berbagi, insya Allah kedepannya juga sudah bisa kembali untuk rajin membagikan ulasan-ulasannya, dan kali ini poetoechikals.com ingin menerbitkan kembali sebuah artikel atau ulasan yang mungkin bisa juga di bilang, hasil daripada pengalaman pribadi dari sebuah perjalanan panjangnya selama beberapa pekan ke belakang.
Nah baiklah para pembaca yang Budiman, kini di kesempatan kali ini poetoechikals.com akan membahas tentang beberapa kata dan juga kalimat-kalimat yang di dapat dari seorang sahabat, Seperti Berikut :

1. BERSYUKUR DAN BERHARAP
poetoechikals.com – Sebelum saya lanjutkan untuk membahas dan mengulas kata atau kalimat tersebut, sedikit saya ingin menjelaskan tentang siapa itu poetochikals. Dan kenapa saya mengatas namakan diri saya sebagai “poetoechikals”. Baiklah di sini saya ingin menjelaskan sedikit tentang jati diri poetoechikals terlebih dahulu. Poetoechikals adalah sebuah kata yang saya rangkai dari dua kata yaitu putu dan cikal, dua kata tersebut saya ambil dari dua bahasa daerah yaitu Jawa dan Sunda yang kemudian saya gabung menjadi sebuah nama “putucikal' yang artinya adalah (cucu pertama) nama tersebut awalnya, adalah nama julukan yang saya berikan kepada anak pertama saya yang kebetulan cucu pertama di keluarga saya, dan sebenarnya saya pribadi juga anak pertama dan juga cucu pertama dari kedua belah pihak keluarga bapak dan ibu saya...

Dan di samping itu dengan nama tersebut, saya pun menamakan sebuah produk, maksud saya memakaikan nama poetoechikals tersebut juga untuk nama sebuah produk, karena memang profesi saya juga di sini adalah pengrajin gamelan mini saron, kemudian dengan nama di produk tersebut, poetoechikals juga mempunyai impian dan  sebagai Generasi penerus ke-tiga dari pengrajin Gamelan Mini Saron, poetoechikals memang termasuk generasi  penerus dari sekian banyak pengrajin, bisa di bilang poetoechikals adalah termasuk generasi ke-tiga (cucu) penerus dari para pengrajin gamelan mini saron sebelumnya, sebagai generasi penerus ke-tiga (cucu) dari pengrajin gamelan mini saron, poetoechikals mempunyai banyak impian dan juga harapan, agar dapat membawa perubahan terhadap hasil daripada kreativitas karya-karya yang telah lama di produksi oleh para pengrajin, dan berharap bahwa hasil karya kreativitas kami ini akan dapat di akui oleh Dunia...


Memperkenalkan sekaligus memasarkannya ke seluruh pelosok di penjuru dunia, itu adalah tekad dan impian seorang poetoechikals.

Akan tetapi dari setiap perjalanannya, memang semuanya tak semulus dan tak semudah seperti apa yang di harapkan oleh seorang poetoechikals, karena memang semuanya itu  membutuhkan beberapa hal seperti salah satunya ialah dukungan dari berbagai pihak, dan untuk mencapai impiannya tersebut poetoechikals tidak akan bisa semudah begitu saja dengan menjalankannya seorang sendiri, baik dukungan ataupun kerja sama memang sangatlah penting dan itu sangatlah di butuhkan di dalamnya, hal tersebut baru akan bisa berjalan lancar dan sempurna seperti apa yang di harapkan, namun walaupun seperti itu dari setiap perjalanan yang telah di laluinya hingga saat ini, seorang poetoechikals tidaklah pernah merasa putus asa, karena kenyataannya poetoechikals itu sendiri memang sudah berhasil membawa perubahan terhadap gamelan mini saron yang sekaligus telah memperkenalkannya kepada dunia, dan itu pun telah di akui juga oleh para pengrajin akan perubahan pada gamelan mini saron tersebut, namun poetoechikals tidak akan berhenti sampai di situ, karena poetoechikals mempunyai keyakinan yang sangat kuat bahwa kelak apa yang di cita-citakannya itu, suatu saat akan tercapai (Amien), hanya saja waktu dan juga jalannya yang belum diketahui, kapan dan dimananya, betul para pembaca ?!!...

 “Memperkenalkan sekaligus memasarkannya keseluruh pelosok di penjuru dunia, dan ingin hasil karya kreativitasnya di akui dunia”. Itulah impian seorang poetoechikals.com.


poetoechikals.com – Para pembaca yang budiman, di sini saya ingin menjelaskan tentang sebuah kalimat yang saya dapatkan dari seorang sahabat, beliau menyampaikan kalimat tersebut kepada saya :

“BERSYUKUR dengan apa yang kita dapatkan jauh lebih baik, dari pada kita BERHARAP sesuatu yang belum pasti kelihatan akan HASILNYA.

Begitulah beliau menyampaikan kalimat tersebut kepada saya, para pembaca yang budiman.
Poetochikals.com – Para pembaca yang budiman dimana pun anda berada saat ini, di sini saya akan mengulas kalimat tersebut dengan dua sudut pandang yang berbeda, karena kalimat tersebut memang memiliki dua sudut pandang, menurut saya. Cuma kembali lagi kepada anda mau menerimanya dari sudut pandang mana, semuanya tergantung kita mau bagaimana menyikapi kalimat tersebut, oke...

Nah para pembaca yang budiman, jika kalimat tersebut kita sikapi dari sudut pandang yang negatif, kalimat tersebut akan dapat memantahkan semangat laju yang selama ini telah berkobar di dalam diri kita, kenapa ?!!... Karena kalimat tersebut mengandung unsur meremehkan, maksudnya ?!!... Maksudnya kalimat tersebut sudah memvonis kita bahwa kita memang tidak akan mampu, untuk melanjutkan apa yang sudah kita rencanakan sebelumnya, karena kalimat tersebut meremehkan kemampuan yang kita miliki. Pengaruh dan juga dampak buruknya sangatlah sensitif apalagi jika saat kita menerima kalimat tersebut saat dalam kondisi emosi berat. Karena kalimat tersebut memang bisa di bilang kalimat yang menyuruh kita untuk berpikir pesimis para pembaca, yang bisa membuat kita akhirnya pasrah dan menjadikan kita yang tadinya segar akan semangat menjadi layu... Kenapa bisa seperti itu, karena di dalam diri kita telah timbul pemasrahan yang membuat hati kita juga nantinya timbul rasa keputusasaan, yang akhirnya bisa menghentikan kita untuk tidak melanjutkan laju kita dalam kembali melangkah.


Poetoechikals.com – Nah para pembaca yang budiman, sudah pasti beda lagi pengertiannya, kalau kita melihat kalimat tersebut dari sudut pandang yang positif. Kenapa dan apa bedanya ?!!...
Sebenarnya kalimat tersebut menyuruh kita untuk selalu Bersyukur dari apa yang telah kita dapatkan, dari besar kecilnya hasil yang telah kita dapatkan, namun kita tetap harus berusaha untuk terus berupaya dan tetap optimis, agar kita bisa mencapai apa yang kita harapkan, yakin bahwa kita bisa meraih dan mencapainya. Para pembaca yang budiman, seperti yang telah kita ketahui bahwa mensyukuri nikmat dari apa yang telah kita dapatkan, itu memang sudah menjadi kewajiban kita sebagai umat beragama, karena itu memang telah di anjurkan di dalam setiap ajaran agama kita, benar begitu 🤔

Kembali ke topik awal...
Selain itu, jika kita dapat melihat dan menerima kalimat tersebut dengan sudut pandang yang positif, pemikiran kita pun atau apa yang ada dalam hati kita itu pasti akan timbul adanya perasaan atau sifat “Kesadaran”. Kesadaran apa ?!!...

Jika memang apa yang selama ini sudah kita usaha dan upayakan ternyata memang belum juga mendapatkan akan hasil seperti apa yang kita harapkan, tentunya hal tersebut memang masih adanya kekurangan dari semua apa yang sudah kita usaha dan upayakan, nah sudah pasti di situ kita pun harus SADAR akan kekurangan dan segera untuk memperbaiki segala kekurangan tersebut.
Kesadaran atau sadar akan kekurangan pada diri kita, itu sangatlah penting untuk kita dapat memperbaiki segala kekurangan tersebut.  Karena setelah semuanya kita perbaiki maka semangat dan harapan baru pun akan timbul dalam benak kita serta akan memacu kembali laju kita untuk melangkah mencapai impian kita.

Setidaknya tidak ada salahnya memang jika kita selalu bersyukur atas apa yang kita dapatkan hari ini, walaupun memang tidak sesuai seperti apa yang kita harapkan, akan tetapi tetap teruslah berusaha dan berupaya untuk tetap meraih apa yang kita harapkan, kuncinya jangan mudah putus asa, terus berupaya dan berusaha, yakin bahwa akan ada harapan di depan kita, perbaiki dan terus perbaiki segala kekurangan yang ada, selanjutnya pasang laju semangat power full kita oke.

Nah para pembaca yang budiman, di sini poetoechikals tidak bermaksud untuk menggurui siapa pun, di sini poetoechikals hanya mengajak para pembaca sekalian untuk kembali sama-sama belajar dan mempelajari apa yang pernah kita pelajari sebelumnya, karena dengan semuanya itu kita akan jauh lebih mengenal segala kekurangan yang ada pada diri kita.
Selain itu, Memang perlu kita sadari betul bahwasanya segala usaha dan upaya yang telah kita lakukan, untuk meraih suatu kesuksesan dalam kehidupan ini, mestinya di imbangi dengan doa.

Karena memang harusnya kita sadar, kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berupaya, sedangkan yang akan bisa menentukan hasil daripada usaha dan upaya yang kita lakukan tidak ada yang lain kecuali sang maha pencipta.
Disini kita juga tahu bawah manusia adalah makhluk paling sempurna yang di ciptakan oleh sang maha pencipta, karena di karuniai akal dan pikiran. Sudah sepatutnya jika akal dan pikiran kita menyadari bahwa semua yang terjadi itu hanyalah atas kehendak-Nya. Kita harus sadar bahwa kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berupaya.


Poetoechikals.com – Para pembaca yang budiman di mana pun anda berada, bicara tentang Manusia itu di ciptakan dengan Sempurna oleh Sang Maha Pencipta karena di karunia Akal dan pikiran. Kalimat tersebut perlu saya garis bawahi. Kenapa ?!! Karena kalimat tersebut hampir ada persamaan dengan sebuah kalimat yang sering kita dengar juga seperti kalimat berikut ini :

1. Manusia adalah Mahluk yang paling Sempurna yang telah di ciptakan Oleh Sang Maha Pencipta, karena memiliki Akal dan Pikiran.
Dan ada juga sebuah kalimat, yang sering kita dengar di lingkungan kita ini, seperti kalimat berikut ini :
2. Manusia itu tidak ada yang sempurna, makanya manusia itu tak luput dari kesalahan, kerena memang manusia itu tempatnya salah”

Para pembaca yang budiman di mana pun anda berada, hati-hati jangan sampai tertukar yah dua kalimat tersebut, karena dua kalimat tersebut memang mempunyai arti yang berbeda. Setuju ?!!...
Dimana letak persamaannya dan dimana letak perbedaannya arti dari dua kalimat tersebut, itu nanti di lain kesempatan saya akan mengulas dan membahasnya...

Poetoechikals.com – Para pembaca yang budiman dimana pun anda berada, kiranya sekian dulu ulasan untuk kali ini, dan semoga ulasan-ulasan tersebut dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya saya pribadi, karena jujur saya pribadi pun, masih butuh banyak belajar lagi mengenai perjalanan hidup ini...

Dan disini, sedikit pun poetoechikals.com tidak ada maksud untuk menggurui siapa pun, hanya saja poetoechikals sekedar ingin berbagi pengalaman dan juga mengajak kepada seluruh para pembaca agar tetap belajar dan mempelajari semuanya dari apa yang pernah sebelumnya kita pelajari...

Dan terima kasih banyak atas semua waktunya, yang mana para pembaca sekalian telah Sudi meluangkan waktunya untuk mampir di situs poetoechikals.com dan Insya Allah di kesempatan lain, poetoechikals akan sambung kembali dengan ulasan-ulasan berikutnya.

SARAN DAN KRITIK TETAP PENTING UNTUK PERBAIKAN KEDEPANNYA

Terima kasih.
Salam Budaya Indonesia
By : poetoechikals

Saron

Gamelan

Mini

Saron